Jakarta, Giandra News – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan ketenagakerjaan, khususnya terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah industri dan pertambangan. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ke Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi sekaligus validasi data TKA yang bekerja di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah. Pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tenaga kerja asing yang bekerja di Halteng memiliki dokumen dan izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pembahasan bersama pihak Direktorat PPTKA, sejumlah poin penting menjadi perhatian, di antaranya sinkronisasi data TKA antara pemerintah daerah, kementerian, serta perusahaan pengguna tenaga kerja asing. Selain itu, dibahas pula mekanisme pelaporan penggunaan TKA berdasarkan dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang telah disahkan pemerintah pusat.

Wakil Bupati Halmahera Tengah menyampaikan bahwa perkembangan investasi di Halteng yang terus meningkat, khususnya pada sektor industri pengolahan dan pertambangan, harus diimbangi dengan pengawasan ketenagakerjaan yang baik dan terukur. Menurutnya, kehadiran investasi harus tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, terutama dalam membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja daerah.

“Pemerintah daerah berkepentingan memastikan seluruh proses penggunaan tenaga kerja asing berjalan sesuai aturan, sekaligus mendorong prioritas penyerapan tenaga kerja lokal di setiap sektor usaha yang beroperasi di Halmahera Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halmahera Tengah menegaskan bahwa validasi data TKA sangat penting guna menghindari perbedaan data antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kementerian. Dengan data yang terintegrasi, pengawasan di lapangan akan lebih efektif dan transparan.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri strategis yang berkembang pesat di Halteng.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap tercipta penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam mendukung tertib administrasi ketenagakerjaan, peningkatan pengawasan penggunaan TKA, serta perlindungan dan optimalisasi tenaga kerja lokal di tengah arus investasi yang terus berkembang.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan iklim investasi di Halmahera Tengah tetap berjalan kondusif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat daerah.(Red)

Giandra News
Editor