Giandra News – Dinamika kepemimpinan di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong memasuki babak baru. Pengurus Besar (PB) HMI secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Tim Caretaker sebagai langkah penyelamatan organisasi di tingkat cabang.(09/03/2026)

Penunjukan tersebut disampaikan oleh Tim Caretaker yang menyebutkan bahwa keputusan ini didasarkan pada hasil rapat harian PB HMI yang menilai adanya stagnasi dalam proses regenerasi kepemimpinan di tingkat cabang. Berdasarkan keputusan tersebut, pada 23 Januari 2026 PB HMI secara resmi mengesahkan Tim Caretaker HMI Cabang Sorong.

Menurut tim caretaker, keputusan ini harus dipandang sebagai upaya pendewasaan organisasi.
“Status caretaker bukan berarti organisasi mati, melainkan proses reset agar HMI Cabang Sorong kembali ke khittah-nya dan segera melahirkan kepemimpinan baru yang sah secara konstitusi,” ujar perwakilan Tim Caretaker.

Dengan terbitnya SK tersebut, seluruh kegiatan yang mengatasnamakan HMI Cabang Sorong di luar koordinasi Tim Caretaker dinyatakan tidak sah secara administrasi organisasi.
Tim Caretaker juga diberikan mandat penuh oleh PB HMI untuk menjalankan fungsi administratif dan organisatoris selama masa penataan organisasi.

Salah satu anggota Tim Caretaker, Alexander, menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan konsolidasi internal serta validasi kembali status komisariat yang berada di bawah naungan HMI Cabang Sorong.

“Kami akan melakukan konsolidasi internal, pendataan ulang kader, serta validasi status komisariat. Karena itu, kami mengharapkan dukungan penuh dari seluruh komisariat di bawah HMI Cabang Sorong,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh agenda tersebut dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan Konferensi Cabang guna melahirkan kepemimpinan baru yang definitif.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh kader dan komisariat agar proses ini berjalan baik dan Konferensi Cabang dapat segera terlaksana,” tutupnya.(Red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter