WEDA, Giandra News – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Perindustrian dan  Perdagangan,(Perindag) menggelar Sosialisasi Kolaborasi Pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Lintas Sektor dengan mengusung tema “Membangun IKM Tangguh untuk Halmahera Tangguh” di Weda, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dan dihadiri oleh para pelaku usaha, perwakilan organisasi perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di sektor pengembangan usaha dan industri.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Perindagkop Halmahera Tengah, Ikbal Djafar, menegaskan bahwa pengembangan Industri Kecil dan Menengah merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Halmahera Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar sehingga harus mampu dimanfaatkan secara optimal melalui pengembangan usaha masyarakat.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), saat ini telah terdapat sekitar 207 pelaku industri yang memiliki Izin Berusaha Nasional (NIB). Namun demikian, tantangan utama yang masih dihadapi adalah rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia usaha.

“Sebagian besar generasi muda masih berorientasi menjadi tenaga honorer, PPPK, maupun pekerjaan lainnya. Padahal, peluang untuk membangun usaha sangat terbuka lebar,” ujarnya.

Ikbal juga menambahkan bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi di Halmahera Tengah masih didominasi oleh industri berskala besar. Kondisi tersebut membuat pelaku industri lokal menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam meningkatkan daya saing.

Karena itu, lanjutnya, Dinas Perindagkop berupaya membangun sinergi lintas sektor guna menyusun strategi pengembangan IKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menekankan bahwa tantangan dunia usaha ke depan tidak hanya terletak pada proses produksi, tetapi juga pada kemampuan pemasaran, terutama melalui platform digital yang kini semakin berkembang.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan pelaku usaha di Halmahera Tengah.

“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Untuk meningkatkan potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia di Halmahera Tengah dibutuhkan kolaborasi yang kuat dalam membina dan mengembangkan Industri Kecil dan Menengah,” katanya.

Ahlan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi mampu melahirkan langkah-langkah nyata yang memperkuat kolaborasi antarinstansi dan para pelaku usaha sehingga IKM di Halmahera Tengah semakin berkembang dan memiliki daya saing.

Ia juga mendorong Dinas Perindagkop bersama sektor koperasi agar menyiapkan sedikitnya lima hingga sepuluh peserta untuk mengikuti berbagai kompetisi ide dan inovasi usaha sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman dalam pengembangan bisnis.

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan IKM sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan IKM yang tangguh, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(Tim/Red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter