HALTENG, Giandra News — Semangat kemerdekaan untuk pertama kalinya dirasakan warga Dusun Kulo, Kecamatan [sebutkan kecamatan], Kabupaten Halmahera Tengah. Pada Senin, 17 Agustus 2026, warga menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ini merupakan kali pertama upacara 17 Agustus dilaksanakan di Dusun Kulo sejak kampung tersebut berdiri pada tahun 1911.

Upacara berlangsung khidmat dan sederhana, serta dihadiri seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian “Semarak Kemerdekaan” yang diinisiasi oleh Relawan Yayasan Makulila bersama warga Dusun Kulo.

Selain upacara pengibaran bendera Merah Putih, rangkaian kegiatan juga diisi dengan perlombaan rakyat. Warga antusias mengikuti lomba lari karung, tarik tambang, makan kerupuk, hingga lomba domino.

Hadirkan Semangat Kemerdekaan ke Pelosok

Relawan Yayasan Makulila yang bertugas di Dusun Kulo, Firman M. Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan semangat kemerdekaan hingga ke wilayah pelosok Pulau Halmahera.

“Animo kemerdekaan mesti dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat Kulo. Ini kali pertama upacara dilaksanakan di Kampung Kulo dan masyarakat cukup antusias dalam penyelenggaraannya,” ujar Firman.

Hal senada disampaikan warga Dusun Kulo, Desman Lalatan. Ia menyebut momen ini memiliki arti penting, khususnya bagi generasi muda.

“Ini kali pertama upacara 17 Agustus dilaksanakan di kampung. Hal ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak kami, untuk terus merawat dan mencintai Indonesia. Kami berterima kasih kepada teman-teman dari Yayasan Makulila yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” kata Desman.

Catatan Sejarah Baru

Bagi masyarakat Dusun Kulo, 17 Agustus 2026 menjadi hari bersejarah. Untuk pertama kalinya, Sang Saka Merah Putih dikibarkan dalam sebuah upacara resmi di kampung mereka yang telah berusia lebih dari satu abad.

Pelaksanaan upacara perdana ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas wilayah. Perayaan sederhana di Dusun Kulo mencerminkan bahwa nilai-nilai perjuangan dan persatuan tetap hidup hingga ke pelosok negeri.(tim/red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter