MAKASSAR, Giandra News — Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda Universitas Tamalatea Makassar Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu 5 September 2026 di Anging Mamiri Hall, Hotel Makassar.

Wisuda tersebut meluluskan mahasiswa program Diploma IV, Sarjana S-1, dan Pascasarjana S-2 dari bidang kesehatan.

Orasi Ilmiah: Transformasi Ekosistem Kesehatan Daerah

Mengusung tema “Transformasi Ekosistem Kesehatan Daerah”, Bupati Ikram menegaskan tiga fondasi penting bagi lulusan kesehatan.

Pertama, pengembangan potensi karir yang dinamis. Kedua, pembangunan kompetensi dan keterampilan. Ketiga, penguatan jati diri, integritas, dan tanggung jawab profesi.

“Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar. Mereka hadir bukan hanya dalam kondisi normal, tetapi juga dalam kondisi perang dan bencana. Ketika bencana terjadi, yang dibutuhkan pertama kali adalah tenaga kesehatan,” ujar Bupati Ikram.

Investasi SDM Kesehatan: 762 Mahasiswa Terima Beasiswa

Bupati Ikram menyampaikan komitmen Pemkab Halmahera Tengah dalam mencetak SDM kesehatan melalui program beasiswa daerah.

Data periode 2023 hingga Agustus 2026 mencatat total 5.119 mahasiswa penerima beasiswa daerah dengan realisasi anggaran Rp66,56 miliar.

Khusus bidang kesehatan, Pemkab mengalokasikan Rp10,894 miliar untuk 762 mahasiswa. Jumlah ini setara 14,89% dari total penerima beasiswa dan 16,37% dari total anggaran beasiswa daerah.

Berdasarkan status, 674 mahasiswa atau 88,45% berasal dari kategori Reguler, 48 mahasiswa PNS 6,30%, dan 40 mahasiswa PPPK 5,25%.

Lima program studi terbesar penerima beasiswa kesehatan yaitu:

  1. S-1 Kesehatan: 286 mahasiswa, anggaran Rp5.328.502.500
  2. D-III Kesehatan: 156 mahasiswa, anggaran Rp723.005.000
  3. Kesehatan Masyarakat: 120 mahasiswa, anggaran Rp1.410.600.000
  4. Gizi: 70 mahasiswa, anggaran Rp662.450.000
  5. Farmasi: 30 mahasiswa, anggaran Rp675.870.000

Sisanya 72 mahasiswa tersebar pada 16 program studi lain dengan total anggaran Rp2.093.573.000.

Bupati juga menyebut, dari 12 wisudawan Universitas Tamalatea yang hadir, 11 orang merupakan penerima beasiswa dari Pemkab Halmahera Tengah.

Dari Anggaran ke Layanan yang Produktif

Bupati Ikram menekankan bahwa kebijakan beasiswa bukan sekadar belanja, tetapi investasi.

“Di Halmahera Tengah, kami tidak hanya berpikir bagaimana uang itu dibelanjakan. Tetapi bagaimana uang itu dirasakan masyarakat. Kami melakukan transformasi ekosistem kesehatan daerah, bukan sekadar memperbaiki layanan, tetapi membangun sistem yang mengubah investasi publik menjadi masyarakat yang sehat, produktif, dan tangguh,” jelasnya.

Pemkab Halmahera Tengah berharap para lulusan dapat menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan berkontribusi mewujudkan masyarakat Halmahera Tengah yang sehat dan berdaya saing. (tim/red)

***

Catatan Redaksi: Data beasiswa bersumber dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah per Agustus 2026.

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter