Patani Timur, Giandra News – Ruas Jalan Raya Peniti–Damuli yang telah ditimbun sejak Maret 2026 sebagai bagian dari persiapan pekerjaan pengaspalan hingga kini belum juga dilanjutkan ke tahap pengaspalan.
Kondisi tersebut mulai dikeluhkan masyarakat. Jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas warga kini justru terkesan terbengkalai tanpa kejelasan mengenai kapan pekerjaan akan dilanjutkan.
Penimbunan sebelumnya dilakukan oleh perusahaan pelaksana, PT Laborsko. Namun, setelah pekerjaan penimbunan dilakukan, masyarakat hingga kini masih menunggu kelanjutan pekerjaan berupa pengaspalan.
Bagi masyarakat Peniti dan Damuli, ruas jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan akses utama yang digunakan setiap hari untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari transportasi, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas masyarakat.
Kondisi jalan yang belum kunjung diaspal dinilai cukup mengganggu aktivitas warga. Masyarakat pun mulai mempertanyakan kepastian dan keseriusan pihak terkait dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Salah satu masyarakat, Wardiman Warman, menyampaikan keluhan tersebut kepada awak media. Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pekerjaan jalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut.
Menurut Wardiman, masyarakat membutuhkan kepastian karena pekerjaan sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu, namun hingga kini belum juga terlihat adanya kelanjutan pengaspalan.
«“Kami berharap pemerintah segera mengambil kebijakan dan mempertanyakan kelanjutan pekerjaan ini. Jalan ini digunakan masyarakat setiap hari. Jangan sampai sudah ditimbun, tetapi kemudian dibiarkan begitu saja tanpa kepastian,” ujar Wardiman.»
Ia juga berharap pemerintah dapat berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan kapan pekerjaan pengaspalan akan dilanjutkan dan diselesaikan.
Masyarakat menilai pemerintah perlu hadir memberikan kepastian terhadap pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Jika pekerjaan tersebut memang masih dalam proses atau terdapat kendala teknis maupun administratif, masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan Jalan Raya Peniti–Damuli dapat segera diaspal dan kembali memberikan akses yang layak bagi masyarakat.
Giandra News akan terus memantau perkembangan pekerjaan Jalan Raya Peniti–Damuli dan menelusuri kejelasan terkait kelanjutan proyek tersebut.(Tim/red)



Tinggalkan Balasan