TERNATE, Giandra News – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate mendesak Wali Kota Ternate untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Ternate, bahkan meminta agar yang bersangkutan dicopot dari jabatannya.(07/08/2026)

Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kritik terhadap dinilai minimnya komitmen dan perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate dalam membina, memfasilitasi, serta mengembangkan potensi olahraga di kalangan pemuda.

HMI Cabang Ternate menilai, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam pengembangan kepemudaan dan olahraga.

“Kadisporа Kota Ternate sudah memberikan kartu merah terhadap kepercayaan publik. Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka dikhawatirkan dapat mematikan minat dan bakat olahraga generasi muda di Kota Ternate,” tegas Kabid PTKP HMI Cabang Ternate, Yusri J. Todoku.

Menurut HMI, Kota Ternate memiliki banyak pemuda dengan potensi besar di berbagai cabang olahraga. Potensi tersebut, kata mereka, semestinya dapat diidentifikasi, dibina, dan dikembangkan secara serius oleh Dispora sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

“Pemuda Kota Ternate memiliki potensi besar di bidang olahraga. Potensi-potensi tersebut seharusnya dilirik, dirawat, dan dikembangkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga. Jangan sampai bakat anak-anak muda justru hilang karena tidak mendapatkan ruang dan pembinaan yang memadai,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang turut menjadi bagian dari kontrol sosial dan penyambung aspirasi masyarakat, HMI Cabang Ternate menilai Kadispora belum maksimal menjalankan peran strategisnya.

HMI menyoroti masih adanya pemuda yang memiliki bakat dan potensi besar di berbagai cabang olahraga, namun dinilai belum mendapatkan pembinaan secara berjenjang, fasilitas pendukung yang memadai, maupun ruang kompetisi yang berkelanjutan.

Menurut HMI, pembiaran terhadap kondisi tersebut merupakan langkah mundur yang dapat merugikan masa depan generasi muda dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Ternate. Terlebih, Ternate memiliki rekam jejak dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

Tiga Poin Utama Kritik HMI

HMI Cabang Ternate menyampaikan sejumlah poin yang menjadi dasar kritik terhadap kinerja Dispora Kota Ternate.

  • Ketidakjelasan arah pembinaan. Dispora dinilai masih terjebak pada rutinitas birokrasi dan formalitas program, tanpa terlihat adanya pola pembinaan jangka panjang yang terukur bagi atlet-atlet muda.
  • Minimnya sarana dan ruang kompetisi. Keterbatasan fasilitas olahraga serta minimnya wadah kompetisi lokal dinilai mempersempit ruang bagi pemuda untuk mengembangkan dan menguji kemampuan mereka.
  • Paradigma birokrasi yang pasif. Dispora dinilai belum cukup proaktif dalam menjaring, mendampingi, dan mengawal talenta-talenta olahraga lokal yang berpotensi membawa nama baik Kota Ternate.

HMI menegaskan bahwa kebijakan pengembangan generasi muda melalui sektor olahraga semestinya menjadi bagian penting dari prioritas pembangunan daerah, bukan hanya sekadar pelengkap program tahunan.

Menurut HMI, apabila potensi atlet muda tidak mendapatkan perhatian dan pembinaan yang serius, bukan hanya mimpi generasi muda yang terancam, tetapi juga peluang Kota Ternate untuk melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Atas dasar itu, HMI Cabang Ternate meminta Wali Kota Ternate untuk tidak mengabaikan berbagai persoalan yang menjadi sorotan tersebut dan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadispora.

“Wali Kota Ternate harus merespons persoalan ini secara bijak, tegas, dan responsif. Evaluasi terhadap kepemimpinan di tubuh Dispora diperlukan agar pemerintah daerah benar-benar hadir dalam mengembangkan bakat dan potensi olahraga generasi muda,” kata Yusri.

HMI Cabang Ternate berharap adanya penyegaran dalam tubuh Dispora dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pembinaan olahraga, memperluas ruang kompetisi, meningkatkan fasilitas, serta memastikan setiap potensi pemuda di Kota Ternate memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.(tim/red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter