PATANI UTARA, Giandra News — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menghadiri malam penutupan Fanten Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara, pada Senin malam (07/09/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Halmahera Tengah Zulkifli Hi Bayan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat Patani Utara, serta unsur tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Acara dibuka dengan penyambutan Tarian “Coka Iba” yang diiringi lantunan saut Maulid Nabi. Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai malam penutupan di pusat kegiatan keagamaan masyarakat Patani itu.

Ekonomi Halteng Stabil di Tengah Efisiensi Pusat

Dalam sambutannya, Bupati Ikram menegaskan kondisi perekonomian Halmahera Tengah masih relatif stabil dibandingkan daerah lain, meskipun pemerintah pusat tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya baca dan melihat bahwa di daerah lain banyak terjadi kondisi ekonomi yang buruk sehingga berdampak pada masyarakat, apalagi ASN,” ujar Ikram di hadapan peserta Fanten dan warga.

Ia merinci sejumlah program daerah yang tetap berjalan, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai, bantuan Rumah Tidak Layak Huni, beasiswa, hingga berbagai kebijakan sosial lainnya.

“Kabupaten Halmahera Tengah masih dalam kondisi baik. TPP masih aman, bantuan RTLH, beasiswa, dan kebijakan lainnya untuk masyarakat masih stabil,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penggunaan dana transfer pusat ke daerah.

“Bukan soal uang yang banyak, tetapi uang ini untuk siapa. Biar uang banyak tapi masyarakat tidak merasakan, untuk apa? Makanya saya berikan kesejahteraan untuk masyarakat,” ujarnya.

Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah pemberian insentif bagi lansia. Menurut Ikram, manfaat insentif tersebut melampaui nilai nominal.

“Uang yang digunakan lansia beragam manfaatnya. Misalnya seorang lansia yang memberikan uang kepada cucunya, itu sangat membahagiakan bagi seorang lansia,” tuturnya.

***

Menutup rangkaian Fanten Akbar, Bupati Ikram berpesan agar adat dan budaya yang diwariskan turun-temurun terus dijaga dan dilestarikan masyarakat Halmahera Tengah sebagai identitas dan kekayaan daerah yang tak ternilai. (tim/red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter