HALTENG, Giandra News — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bekerja sama dengan Dala Institute dan eLSiL Kie Raha menggelar Presentasi Finalis Kompetisi Ide Kebijakan, di Aula Salahuddin Bin Talabuddin, Kamis (27/08/2026). Kegiatan ini juga didukung Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Acara tersebut dihadiri Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, Wakil Bupati Ahlan Djumadil, dan Sekretaris Daerah Bahri Sudirman. Turut hadir Perwakilan Kementerian PANRB, Kamaruddin, Ak.,M.Sc serta Wakil Ketua DPRD Halmahera Tengah beserta anggota.

Dorong Inovasi Kebijakan Berbasis Riset Akademik

Dalam arahannya, Bupati Ikram M. Sangadji menekankan pentingnya mengarahkan riset akademik, khususnya tesis mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa Pemda, pada isu-isu strategis pembangunan daerah.

Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa pentingnya riset akademik yang mengarah pada isu-isu strategis pembangunan daerah, khususnya kepada tesis mahasiswa Pascasarjana penerima beasiswa Pemda (27/08/2026) (doc. Humas Halteng)

“Pemilihan judul tesis merupakan pilihan strategis. Idealnya diarahkan pada konteks kebijakan pembangunan Halmahera Tengah agar melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah,” ujar Bupati Ikram.

Sebagai mantan dosen bidang perikanan, ia menegaskan bahwa pengembangan ide dari mahasiswa penerima beasiswa harus selaras dengan isu aktual di daerah. “Saya ingin setiap penelitian mengangkat isu daerah. Dari sinilah kebijakan yang tepat sasaran bisa lahir,” tambahnya.

Bupati Ikram juga menilai, karya-karya inovatif dari mahasiswa pascasarjana, khususnya yang berlatar belakang sains, memiliki peluang besar untuk diikutsertakan dalam kompetisi kebijakan di tingkat nasional. “Dari semua judul tesis mahasiswa pascasarjana, saya akan koreksi agar lebih terarah,” tegasnya.

Berbagi Pengalaman dan Motivasi

Di hadapan finalis, Bupati Ikram membagikan pengalamannya saat menjadi nominasi Anugerah ASN The Future Leader yang diselenggarakan KemenPANRB pada 2019. Saat itu ia masuk 30 besar nasional dan berada di urutan ke-11 pada tahap penilaian pertama.

Ia memotivasi para peserta agar terus mengasah gagasan. “Semoga ide yang kalian sampaikan hari ini bisa menjadi kebijakan pemerintah daerah, dan sekaligus menjadi pijakan untuk masa depan kalian,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati berharap kompetisi serupa ke depan dapat dibuka untuk peserta dari luar daerah. Menurutnya, hal itu akan menciptakan persaingan yang sehat dan meningkatkan kualitas ide kebijakan yang dihasilkan.

Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Think Tank

Bupati dan Wakil Bupati Halteng sedang membuka secara simbolis kegiatan kompetisi ide kebijakan di Aula Salahuddin bin Talabuddin (27/08/2026) (doc.Humas Halteng)

Kompetisi ini diharapkan menjadi ruang lahirnya ide-ide kebijakan segar yang menjawab kebutuhan pembangunan Halmahera Tengah. Sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga think tank dalam merumuskan arah kebijakan ke depan. (tim/red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter