Giandra News – Patani Timur, 3 Februari 2026, TFAIFI Foundation bersama Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Peniti menggelar dialog publik penyampaian visi, misi, dan arah pembangunan desa yang berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Peniti, Selasa (03/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan tiga bakal calon kepala desa, yakni Mashud Hi. Nuh, Dahir Hi. Salim, dan Ujuan Hi. Baharuddin, yang memaparkan gagasan pembangunan di hadapan masyarakat, panitia, serta unsur pemerintah kecamatan. Camat Patani Timur hadir sebagai pembanding, sementara masyarakat diberikan ruang untuk berdialog langsung dengan para bakal calon.
Ketua Panitia Pilkades Desa Peniti, Setiawan Hi. Musa, dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan, menyampaikan harapannya agar para bakal calon kepala desa dan seluruh masyarakat dapat menjadikan momentum ini sebagai ruang demokrasi yang sehat.
Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan kedamaian selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung, khususnya saat hari pemilihan nanti, agar tidak terjadi konflik di tengah masyarakat.
“Melalui forum dialog ini, kami berharap para bakal calon dapat menyampaikan gagasan terbaiknya, dan masyarakat dapat menilai dengan bijak. Yang paling penting adalah kita semua menjaga persatuan, ketertiban, dan kedamaian agar Pilkades berjalan aman tanpa menimbulkan konflik sosial,” ujarnya.
Mashud Hi. Nuh mengusung visi “Transformasi Nilai Falgali mewujudkan Desa Peniti maju, mandiri, dan sejahtera.” Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menitikberatkan pada transparansi pemerintahan, digitalisasi desa, pembangunan dari dusun menuju desa, pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam, serta rencana pemekaran dusun baru.
Sementara itu, Dahir Hi. Salim menawarkan visi “Mewujudkan Desa Peniti yang maju, sehat, dan mandiri berasaskan Itifrimi.” Program prioritasnya meliputi peningkatan rasa aman dan keadilan sosial, pencegahan minuman keras, perlindungan hak rakyat, tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, serta pengembangan ekonomi berbasis UMKM, home industry, dan sektor pangan.
Selain itu, Dahir juga menyoroti agenda pengentasan kemiskinan, pembangunan sarana dan prasarana PAUD skala desa, pemerataan infrastruktur, serta penggalian potensi generasi muda yang kreatif.
Adapun Ujuan Hi. Baharuddin mengangkat visi “Mewujudkan Desa Peniti yang maju, mandiri berlandaskan Fagogoru.” Fokus program yang disampaikan antara lain pembangunan pemerintahan desa yang transparan, pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, menjadikan Desa Peniti sebagai desa hijau dan ramah lingkungan, peningkatan kualitas infrastruktur desa, penguatan sumber daya manusia, serta memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat.
Dialog publik ini berlangsung dinamis karena masyarakat aktif mengajukan pertanyaan terkait isu pelayanan publik, transparansi dana desa, pemberdayaan ekonomi warga, hingga langkah konkret dalam menjaga keamanan dan persatuan sosial di tengah tahapan Pilkades.
Panitia berharap kegiatan ini menjadi sarana pendidikan politik yang sehat, sehingga masyarakat Desa Peniti dapat menilai secara langsung kapasitas, komitmen, dan keseriusan masing-masing bakal calon sebelum menentukan pilihan pada hari pemungutan suara.(Tim/Red)


Tinggalkan Balasan