HALTENG, Giandra News — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, menggelar Zikir Akbar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halteng. Kegiatan yang dipadukan dengan Fanten Fagogoru Akbar tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati H. Salahuddin Bin Talabuddin, Selasa (27/10/2026) pukul 21.00 WIT.

Acara religius dan budaya ini dihadiri Bupati Halteng Ikram M. Sangadji, pimpinan OPD, para imam, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat yang memadati aula kantor bupati.

Bupati Ikram: Zikir dan Fanten Jadi Jalan Keberkahan dan Pelestarian Budaya

Bupati Halteng, Ikram M. Sangadji, dalam sambutannya mengatakan, lantunan zikir dan shalawat yang dipanjatkan bersama diharapkan membawa keberkahan bagi daerah.

“Dengan lantunan zikir dan shalawat kita semua diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Diberikan rezeki yang banyak demi membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat,” ungkap Ikram.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga identitas budaya lokal. Ia menyebut, ke depan Pemkab Halteng akan membangun Masjid Raya dengan konsep yang merepresentasikan tiga wilayah adat di Halteng, yakni Weda, Patani, dan Gebe, serta sarat dengan nilai-nilai budaya Fagogoru.

“Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahun di saat HUT kabupaten dan ini tahun kedua digelar. Dan tahun-tahun yang akan datang akan terus dilaksanakan,” jelasnya.

Menurut Ikram, perpaduan Zikir Akbar dan Fanten Fagogoru merupakan langkah nyata melestarikan kebudayaan Fagogoru. Untuk memperkuat komitmen tersebut, pihaknya bahkan telah membentuk Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri.

“Saya bentuk Dinas Kebudayaan untuk menjaga nilai-nilai kebudayaan kita. Tadinya dinas budaya hanya satu bagian di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Atas nama pemerintah daerah, Ikram menyampaikan terima kasih kepada para imam dan seluruh masyarakat Halteng yang terus mendoakan kebaikan bagi negeri Fagogoru.

Fanten Fagogoru Akbar Jadi Pelajaran Berharga Lestarikan Adat

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Halteng, Taher Mujudin, menyampaikan bahwa kolaborasi Zikir Akbar dengan Fanten Fagogoru Akbar memiliki makna mendalam bagi generasi penerus.

“Zikir Akbar yang dipadukan dengan Fanten Fagogoru Akbar ini merupakan sebuah pelajaran yang berharga untuk melestarikan kebudayaan Fagogoru,” tandas Taher.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Halteng berharap nilai-nilai religius dan kearifan lokal dapat terus hidup, menjadi landasan pembangunan daerah yang berkarakter, serta memperkuat semangat Fagogoru di tengah masyarakat. (tim/red)

Supriyadin Haruna
Editor
Giandra News
Reporter