HALTENG, Giandra News — Suasana meriah mewarnai Pendopo Falcino, Selasa (27/10/2026). Ratusan anak-anak TK/PAUD di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, tampil memukau mengenakan busana adat dalam Karnaval dan Lomba Atraksi Budaya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda sejak usia dini.

Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, melepas langsung peserta karnaval yang menampilkan beragam busana adat Nusantara. Kegiatan yang diselenggarakan Panitia HUT ke-36 Halteng bersama Bunda PAUD ini turut dihadiri Bunda PAUD Halteng, Ny. Rallia Asyari Ikram, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) beserta pengurus, pimpinan perangkat daerah, serta para kepala sekolah TK/PAUD se-Halteng.

Wabup Ahlan: Tanamkan Semangat Fagogoru dan Cinta Budaya Sejak Dini

Di tengah kemeriahan acara, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menyampaikan pesan tentang pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Menurutnya, anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan generasi penerus yang akan menghadapi tantangan masa depan, termasuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan, pembentukan karakter harus dimulai sejak anak-anak masih berada dalam lingkungan pendidikan usia dini. Selain memperoleh pengetahuan, mereka perlu mengenal budaya sendiri, menghargai perbedaan, serta membiasakan diri menerapkan nilai kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar dua hal sekaligus: mencintai budaya sendiri dan menghargai keberagaman. Tetaplah tumbuh dengan semangat Fagogoru, saling membantu, berbagi, dan bersahabat. Sebab, masa depan Halmahera Tengah dan Indonesia Emas 2045 berada di tangan anak-anak sekalian,” ujar Ahlan.

Ahlan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Halteng. Dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai penting agar anak-anak dapat tumbuh dengan karakter yang baik, memiliki kepercayaan diri, serta mampu mengembangkan potensi mereka.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang terus menanamkan nilai-nilai luhur kepada peserta didik, serta berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas.

Kenalkan Adat Gamrange dan Perkuat Pendidikan Karakter

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-36 Halteng, Arman Alting, menjelaskan bahwa karnaval dan atraksi budaya bertujuan menanamkan kecintaan terhadap adat istiadat dan kearifan lokal sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini kita ingin anak-anak semakin mengenal identitas daerahnya. Pengenalan budaya mencakup kekayaan adat Gamrange yang terdiri atas Maba, Patani, dan Weda, serta keragaman budaya Maluku dan Maluku Utara,” jelas Arman.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, dan kemampuan tampil di depan publik untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

Senada dengan itu, Bunda PAUD Halteng, Ny. Rallia Asyari Ikram, menekankan pentingnya pendidikan karakter yang berpijak pada nilai-nilai budaya lokal, sejalan dengan tema HUT ke-36 Halteng yakni “Fagogoru Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Halteng Maju”.

Menurut Rallia, pembangunan daerah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita berharap anak-anak dapat mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur harus terus ditanamkan sejak dini agar tetap hidup dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus Halmahera Tengah,” ungkapnya.

Karnaval dan Lomba Atraksi Budaya ini diharapkan menjadi upaya berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus menjaga kelestarian adat istiadat di Bumi Fagogoru. (tim/red)

Supriyadin Haruna
Editor
Giandra News
Reporter