HALTENG, Giandra News — Dengan resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melepas rombongan Jamaah Calon Haji sebagai bentuk komitmen nyata, dalam mengawal warganya menuju Tanah Suci pada musim Haji 1447 H.
Prosesi atau penyerahan bendera rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, S.H., M.Hum. Penyerahan yang sebagai tanda kesiapan mental dan fisik para tamu Allah SWT dari bumi Fagogoru ini, berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Senin 27 April 2026.
Negara Hadir Memberikan Ketenangan bagi Setiap Jamaah Haji
Bahri Sudirman, dalam arahannya menyampaikan bahwa Ibadah Haji sebagai intan berlian yang memancarkan kemuliaan spiritual luar biasa, bagi setiap mereka yang menjalankannya.
“Jamaah harus menjaga nama baik daerah dan bangsa, serta tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam setiap rangkaian ibadah di Tanah Suci,” jelas Sekda Halteng saat memberikan sambutannya.
Pemerintah Daerah menjamin dan memastikan kehadiran negara memberikan ketenangan batin bagi seluruh Jamaah, melalui berbagai dukungan fasilitas yang sangat komprehensif.
“Pentingnya menjaga kesehatan agar proses atau rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar, dan juga bisa meraih predikat haji yang ‘mabrur’ di akhir perjalanan,” tegas Bahri menutup sambutannya.
Perhatian Besar Pemkab Halteng Menjadi Motivasi Tambahan bagi Para Jamaah
Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Tengah, Drs. H. Nurkholis Abdullah, M.H., melaporkan bahwa dua belas jamaah akan berangkat melalui embarkasi Ternate dan Makassar.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Pemkab Halteng. Hal ini sangat membantu meringankan beban jamaah sehingga mereka bisa lebih fokus beribadah,” tambahnya saat menanggapi kebijakan pemerintah daerah tersebut.
Bentuk dukungan Pemkab Halteng:
- Biaya Embarkasi Rp.4.130.894
- Seragam Batik Lokal (baju, celana, dan sepatu)
- Biaya seluruh rangkaian Pemeriksaan Kesehatan
- Uang saku Jamaah selama perjalanan
Melalui dukungan ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap para jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan kembali membawa keberkahan bagi daerah. (tim/red)


Tinggalkan Balasan