HALTENG, Giandra News — Di tengah meningkatnya keresahan masyarakat akibat rangkaian kasus teror dan pembunuhan di wilayah Patani Barat, Karang Taruna Lelilef Waibulen (KTLW) tampil menyuarakan dua pesan penting: perdamaian dan kemanusiaan.
(06/04/2026)

Melalui kampanye kedamaian yang digelar, organisasi pemuda ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh situasi yang dapat memperkeruh keadaan. Seruan tersebut sekaligus menjadi pesan moral agar ruang sosial tetap terjaga dari potensi konflik yang lebih luas.

Ketua Karang Taruna Lelilef Waibulan, Hasan Safrudin, menegaskan bahwa rasa aman masyarakat harus menjadi prioritas utama negara. Karena itu, pihaknya mendesak TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah agar segera mengusut tuntas seluruh kasus teror maupun pembunuhan yang terus membayangi warga Patani Barat.

Menurutnya, pengusutan yang menyeluruh bukan hanya penting untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi jawaban atas kegelisahan warga yang selama ini hidup dalam rasa takut, terutama saat beraktivitas di kebun maupun melintas di wilayah yang dianggap rawan.

“Pemuda tidak boleh diam. Selain menyerukan damai, kami mendesak aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk serius membongkar kasus-kasus ini sampai tuntas, agar masyarakat kembali merasa aman,” tegas Hasan Safrudin.

Sebagai bentuk solidaritas nyata, KTLW juga membuka aksi open donasi untuk membantu warga yang terdampak. Bantuan tersebut diarahkan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akibat situasi keamanan yang belum kondusif.

Langkah ini dinilai menjadi cerminan kepedulian generasi muda dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong negara hadir memberi kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat.(Tim/Red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter