HALTENG, Giandra News — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah resmi dibuka. Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, S.IP., membuka secara resmi rangkaian perayaan dengan seremoni megah yang dipusatkan di Falacano, Pendopo Kota Weda, pada Minggu (11/10/2026).
Perhelatan akbar yang mengusung semangat kebudayaan Fagogoru ini dihadiri jajaran pemangku kepentingan utama. Tampak hadir Sekretaris Daerah Halmahera Tengah Bahri Sudirman, S.H., M.H., Ketua DPRD Halteng Zulkifli H. Bayan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, serta elemen pemuda.
Rangkaian HUT ke-36 ini dikomandoi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Fauzan Anshari, S.H., M.Si., selaku Ketua Panitia, bersama Kepala Dinas Tata Kota Ir. Bambang Prakoso, S.T., sebagai Sekretaris Panitia.
HUT Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Refleksi dan Perkuat Fagogoru
Dalam pidato pembukaannya di hadapan ratusan tamu undangan, Wabup Ahlan Djumadil mengajak seluruh warga Halmahera Tengah untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan perlindungan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana sehat dan bahagia.
Mewakili Pemerintah Kabupaten, Ahlan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, perangkat daerah, dan mitra yang telah bekerja keras mempersiapkan rangkaian HUT ke-36 secara matang.
Ia menegaskan, peringatan HUT daerah bukan sekadar agenda rutin tahunan atau seremoni hiburan semata.
“Ini adalah momentum krusial untuk mensyukuri jejak panjang perjalanan pembangunan, melakukan refleksi komprehensif, mempererat tali persatuan, serta meneguhkan kembali komitmen kolektif dalam membangun Halmahera Tengah,” tegasnya.
Menurutnya, momentum 36 tahun harus dijadikan sarana utama untuk memperkokoh jati diri dan kebudayaan Fagogoru yang tangguh, memacu pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, dan membawa Halteng melangkah semakin maju.
Ahlan menggambarkan perjalanan 36 tahun Halteng sebagai rekam jejak perjuangan yang sarat pengorbanan, kerja keras, dan dedikasi para pendahulu, serta tumpuan harapan seluruh lapisan warga dari pelosok desa hingga perkotaan.
Tolok Ukur Kemajuan Adalah Kesejahteraan Rakyat, Bukan Sekadar Investasi
Wabup Ahlan juga menyoroti keunggulan komparatif dan kompetitif Halmahera Tengah yang sangat besar, mulai dari potensi kelautan, perikanan, pertambangan mineral yang berlimpah, posisi geografis yang sangat strategis dalam konstelasi ekonomi regional dan nasional, hingga kekayaan warisan budaya Fagogoru sebagai identitas pemersatu.
Namun demikian, ia menggarisbawahi bahwa tolok ukur hakiki kemajuan daerah tidak boleh hanya dipandang dari besarnya angka investasi, laju pertumbuhan ekonomi, megahnya gedung pemerintahan, ataupun panjangnya jalan beraspal.
“Kemajuan daerah harus tercermin secara nyata dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, terbukanya kesempatan kerja yang seluas-luasnya, semakin baik dan terjangkaunya pelayanan pendidikan serta kesehatan, menurunnya angka kemiskinan, serta terwujudnya pemerataan pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Halmahera Tengah. Pertumbuhan ekonomi dan investasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, perlindungan lingkungan hidup, serta terjaganya tatanan kehidupan sosial Fagogoru,” tegas Wabup Ahlan.
Pemerintah daerah berharap Halteng terus bertransformasi menjadi daerah yang modern, maju, dan berdaya saing tinggi tanpa kehilangan akar jati diri kebudayaannya. Akselerasi investasi dan ekspansi industri dituntut harus memberikan dampak multiplier berupa penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan UMKM daerah, serta proteksi ketat terhadap daya dukung lingkungan hidup.
Peringatan HUT ke-36 ini diposisikan sebagai pengingat moral bagi seluruh aparatur bahwa esensi utama pembangunan adalah sejauh mana manfaat nyata dari setiap program dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat.
Melalui pelbagai perlombaan, pameran pembangunan, pesta rakyat, dan kegiatan sosial dalam rangkaian HUT ke-36 ini, semangat kebersamaan dan kegotongroyongan warga diharapkan kian diperkuat.
Rangkaian acara pembukaan di Falacano Pendopo Kota Weda tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, meriah, serta kental dengan nuansa kekeluargaan dan semangat kebudayaan Fagogoru. (tim/red)




Tinggalkan Balasan