PATANI TIMUR, Giandra News — Persatuan Catur Seluruh Indonesia Kabupaten Halmahera Tengah resmi membentuk kepengurusan tingkat kecamatan. Pengurus Percasi Kecamatan Patani Timur dilantik di Desa Damuli, Sabtu (03/10/2026).
Langkah ini menjadi terobosan baru dalam pembinaan olahraga catur di Maluku Utara. Halteng menjadi kabupaten pertama yang memperluas struktur organisasi Percasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Pelantikan tersebut dihadiri Anggota DPRD Halteng, Lukman Esa, perwakilan Pemerintah Kecamatan Patani Timur, serta Pemerintah Desa se-Kecamatan Patani Timur. Pembentukan kepengurusan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh pihak terkait, disaksikan langsung oleh Camat Patani Timur bersama perwakilan pemerintah desa.
Ketua Percasi Halteng, Sofyan Senin, menegaskan pembentukan pengurus di Patani Timur merupakan sejarah baru bagi Percasi di Maluku Utara.
“Baru pertama kali di Maluku Utara, pengurus Percasi dibentuk sampai di tingkat kecamatan. Ini merupakan langkah yang harus kita apresiasi bersama,” ujar Sofyan.
Ia berharap, kepengurusan yang baru dilantik tidak hanya menjadi struktur administratif, tetapi menjadi wadah pembinaan aktif bagi generasi muda untuk mengasah bakat dan meraih prestasi catur.
Menurut Sofyan, pembinaan catur membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pemuda, hingga masyarakat.
Sementara itu, mewakili Camat Patani Timur, Hambali menyampaikan apresiasi atas perhatian Percasi Halteng terhadap wilayah Patani Timur.
“Desa Damuli adalah ibu kota Kecamatan Patani Timur. Kami merasa perlu diperhatikan secara serius. Walaupun dari sisi infrastruktur pembangunan masih terbatas, tetapi semangat teman-teman pemuda sangat besar,” kata Hambali.
Ia menilai, kehadiran Percasi di tingkat kecamatan dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, membangun mental kompetitif, serta mengisi waktu dengan kegiatan produktif.
Dengan terbentuknya Pengurus Percasi Kecamatan Patani Timur, Percasi Halteng diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini dan menjaring bibit-bibit pecatur potensial dari pelosok desa. (tim/red)




Tinggalkan Balasan