PULAU GEBE, Giandra News — Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah (Disdik Halteng) terus mengintensifkan pengawasan pembangunan fisik dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah. Pengawasan dilakukan secara bertahap di 10 kecamatan untuk memastikan kualitas konstruksi sekaligus memetakan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan secara komprehensif.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap satuan pendidikan, termasuk di wilayah kepulauan dan terluar, memperoleh fasilitas belajar yang aman, layak, dan sesuai standar.

Pimpinan Langsung Turun ke Pulau Gebe

Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim, memimpin langsung peninjauan lapangan bersama jajaran kepala bidang. Salah satu titik yang menjadi fokus pengawasan adalah Desa Umiyal, Kecamatan Pulau Gebe.

Di wilayah tersebut, tim menyasar tiga satuan pendidikan, yakni TK Umiyal, SD Negeri Umiyal, dan SMP Negeri 22 Halmahera Tengah.

Muksin menjelaskan, agenda serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Patani Barat, Patani, Patani Utara, dan Patani Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan pembangunan fisik sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program revitalisasi.

“Peninjauan langsung ini penting untuk memastikan pekerjaan konstruksi dan penggunaan bahan bangunan sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar keamanan, serta berjalan sesuai target penyelesaian,” ujar Muksin.

Evaluasi Sarpras dan Serap Aspirasi Guru

Selain memantau progres fisik, tim Disdik Halteng juga melakukan evaluasi terhadap kondisi bangunan dan ruang kelas. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan rehabilitasi, rehabilitasi berat, maupun penambahan fasilitas penunjang pembelajaran.

Tidak hanya pengawasan teknis, kunjungan lapangan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara jajaran Dinas Pendidikan dengan kepala sekolah, guru, dan masyarakat setempat.

Melalui komunikasi langsung, dinas berupaya menyerap aspirasi serta mengidentifikasi kendala riil yang dihadapi satuan pendidikan dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar, terutama di daerah kepulauan.

Disdik Halteng menegaskan, penyisiran di 10 kecamatan ini akan menjadi dasar evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun berjalan sekaligus perencanaan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan ke depan.

“Pengawasan lapangan dan evaluasi berkala menjadi komitmen kami untuk mendorong pemerataan fasilitas pendidikan, agar peserta didik di seluruh wilayah Halmahera Tengah memperoleh lingkungan belajar yang aman dan layak,” tutupnya. (tim/red)

Supriyadin Haruna
Editor
Giandra News
Reporter