TERNATE, Giandra News — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah resmi menggelar Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026 di Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan yang diikuti 11 kabupaten/kota dari dalam dan luar Maluku Utara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Senin (05/10/2026).

Olimpiade ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Halteng dalam mengembangkan metode pembelajaran matematika yang inovatif untuk meningkatkan kompetensi guru dan menggali potensi siswa.

Bupati Ikram: Gasing Adalah Metode, Bukan Sekadar Lomba

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menegaskan bahwa Gasing bukan sekadar ajang perlombaan matematika, melainkan metode pembelajaran yang memberikan cara efektif bagi guru dalam mengajarkan matematika kepada siswa.

Bupati IMS, saat memberikan penjelasan tentang pelaksanaan Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026, (doc. Humas Halteng) (05/10/2026)

Menurut Ikram, metode Gasing telah terbukti berkontribusi terhadap prestasi siswa Halmahera Tengah di berbagai kompetisi.

“Pada pelaksanaan Gasing tahun 2023, Halmahera Tengah berhasil meraih juara pertama. Prestasi tersebut kembali ditorehkan pada 2024 di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dan 2025 di Banyuwangi, Jawa Timur. Tahun 2026 dilaksanakan oleh Halmahera Tengah, tapi dipusatkan di Kota Ternate,” kata Ikram.

Ia menegaskan, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Sejak menjabat sebagai Penjabat Bupati hingga menjadi bupati definitif, dua sektor tersebut mendapatkan porsi anggaran terbesar.

“Pendidikan dan kesehatan yang paling besar anggaran kami. Kenapa? Karena orang akan sehat, orang akan pintar, orang akan mau berusaha sekolah kalau dia sehat. Kalau dia tidak sehat, maka agak susah kita berharap,” ujarnya.

Ikram menyebut, Halmahera Tengah telah dua kali meraih juara pertama tingkat nasional melalui ajang Gasing, serta meraih juara ketiga tingkat internasional di Seoul, Korea Selatan, pada November 2024.

Ia juga menyinggung prestasi siswa asal Wairoro, yang masuk dalam jajaran 10 siswa yang berhasil menembus sistem keamanan NASA dan memperoleh penghargaan.

Bupati IMS bersama Uril, siswa berprestasi asal Wairoro, saat menjelaskan presentasi Uril yang berhasil masuk dalam jajaran siswa yang menembus sistem keamanan NASA, pada pembukaan Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026, (doc. Humas Halteng)(06/10/2026)

“Uril ini kita dapatkan dari mana? Dari metode Gasing, matematika Gasing. Kalau kita tidak laksanakan metode Gasing, maka tidak mungkin Uril siap di tingkat nasional,” katanya.

Wagub Sarbin: Setiap Anak Cerdas, Butuh Ruang dan Metode yang Tepat

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan apresiasinya atas langkah Bupati Halteng yang terus mendorong pengembangan metode pembelajaran melalui Olimpiade Matematika Gasing.

Wagub Malut, Sarbin Sehe, saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, (doc. Humas Halteng) (05/10/2026)

Menurut Sarbin, perkembangan dunia pendidikan menuntut perubahan cara mengajar. Guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga harus mampu menciptakan ruang bagi siswa untuk menemukan dan mengembangkan potensi.

“Kita semua setuju bahwa setiap anak yang dilahirkan memiliki potensi. Setiap anak itu cerdas, setiap anak itu pintar. Tapi kita butuh dia mendapatkan ruang yang bagus, tempat yang bagus, bahkan mendapatkan guru yang bagus dan kesempatan yang baik. Maka potensi itu akan berkembang dengan baik,” ujar Sarbin.

Ia menambahkan, pola pembelajaran terus mengalami perubahan. Jika dahulu siswa lebih banyak diarahkan mencatat dan menghafal, kini metode pembelajaran semakin beragam dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Di tengah antara guru dan siswa itu diperlukan cara. Karena itu kita bersyukur metode Gasing hadir sebagai pelengkap dari berbagai macam metode, hasil penelitian dan literasi,” katanya.

Sarbin berharap semangat para guru terus terjaga, sejalan dengan komitmen Pemkab Halteng yang menjadikan guru sebagai perhatian utama dalam pembangunan pendidikan.

Pemerintah berharap, melalui Olimpiade Gasing ini, semakin banyak siswa di Maluku Utara, khususnya Halmahera Tengah, yang mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (tim/red)

Giandra News
Editor
Giandra News
Reporter