HALTENG, Giandra News — Pendidikan menjadi pilar utama dan program unggulan pembangunan di Kabupaten Halmahera Tengah. Komitmen tersebut diperkuat melalui kunjungan rombongan Nanchang University, China yang berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin Makassar, pada Sabtu (03/10/2026).
Rombongan delegasi tersebut melakukan kunjungan ke kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), sebagai bagian dari penguatan kerja sama lintas institusi di bidang pendidikan.
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah Halmahera Tengah, PT IWIP, Universitas Khairun Ternate, Universitas Hasanuddin, dan Nanchang University, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan penguasaan Bahasa Mandarin.
Siapkan SMP Negeri 25 Halteng Berbasis Mandarin
Bupati Halmahera Tengah menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan SMP Negeri 25 Halmahera Tengah sebagai sekolah percontohan untuk mendukung pengembangan pembelajaran dan kurikulum berbasis Bahasa Mandarin.

Langkah ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal, terutama dalam menghadapi perkembangan kawasan industri dan tuntutan global.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang daerah. Kolaborasi internasional ini kita siapkan untuk membuka akses dan peluang baru bagi generasi muda Halmahera Tengah,” ujar Bupati.
Ruang Lingkup Kerja Sama Budaya dan Kurikulum
Kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada pembelajaran bahasa, tetapi juga mencakup pertukaran budaya Indonesia-China, program visiting teacher, mobilitas dosen dan pelajar, serta pengembangan kurikulum bersama.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemda Halteng berharap kualitas pendidikan di daerah semakin meningkat dan mampu mencetak generasi muda yang berdaya saing, berwawasan global, namun tetap berakar pada budaya lokal.
Pemda Halteng bersama PT IWIP dan para mitra perguruan tinggi berkomitmen untuk menindaklanjuti kerja sama ini dalam program-program konkret yang berdampak langsung bagi dunia pendidikan di Halmahera Tengah. (tim/red)




Tinggalkan Balasan